Konfercab ke-X, Iqbal Nahkodai GP Ansor Sumbawa

Konfercab ke-X, Iqbal Nahkodai GP Ansor Sumbawa

Sumbawa, SelarasNews.id – Setelah melalui proses yang dinamis, akhirnya Iqbaluddin Huzaini, terpilih dalam Konfercab ke-X Gerakan Pemuda Sumbawa Kabupaten Sumbawa, yang dilaksanakan pada Sabtu (30/05) di Hotel Suci Sumbawa.

Terpilihnya Iqbal setelah bermufakat dalam musyawarah bersama 2 calon lain yakni Rudianto dan Arsonaria. Ketiganya merupakan kader dan pengurus di PAC masing-masing. Iqbal sebelumnya menjabat sebagai Ketua PAC Alas, Rudianto sebagai Ketua PAC Orong Telu dan Arsonaria adalah Sekretaris PAC Batu Lanteh.

Baca juga : Ponpes Al Majdiyah NWDI Sumbawa Gandeng Turkiye Diyanet Vakfi, Tebar 100 Ekor Sapi Kurban

Konfercab ini dihadiri langsung oleh Ketua PW GP Ansor NTB, Dr. Irfan Suriadata dan dibuka oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori serta Ketua PCNU Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah.

Iqbal dalam pidato pertamanya sebagai Ketua PC Ansor Sumbawa, menyampaikan harapannya bahwa PC Ansor Sumbawa meneruskan perjuangan para pendahulu.

“Saya berharap PC Ansor dan Kadernya tidak sampai di sini tapi meneruskan pekerjaan yang dilakukan para penerus. Ada PR yang sangat besar untuk mengkaderisasi kader. Ada 24 Kecamatan untuk dikonsolidasikan,” kata Iqbal.

Baca juga : Hadapi Jambore Nasional Ke XII, Kwarcab Sumbawa Matangkan Persiapan

Ia menegaskan agar para sahabat kader Ansor jangan mencari besar di Ansor namun besarkan Ansor maka para sahabat akan besar.  “Ini langkah pertama kita untuk membesarkan Ansor di Kabupaten Sumbawa,” tegas Iqbal.

Ketua PW GP Ansor NTB Dr Irfan Suriadata, dalam pidato penutupan Konfercab GP Ansor ke-X Kabupaten Sumbawa, bahwa prosesnya telah melahirkan kepimpinan baru dalam musyawarah yang merupakan amanat organisasi untuk sama-sama berkhidmat di organisasi.

“Saya merasa optimis. Yakin Ansor Kabupaten Sumbawa jauh lebih bagus,” ungkapnya.

Baca juga : Ketua KONI Sumbawa: Adanya Turnamen Jadi Ajang Uji Coba Kemampuan Atlet

Ia berharap ke depan Ansor di Kecamatan lain selain aktif di bawah melalukan kaderisasi aktif juga di media sosial sebagai wilayah pertempuran ideologi untuk memberikan informasi positif bagi masyarakat di media sosial.

“Saya harap keterpilihan ketua membawa barokah bagi Ansor. Status sebagai ketua hanyalah administratif tapi lebih berkhidmat di organisasi. Saya harapkan ketua terpilih bisa mengayomi, ketua tidak menjadi simbol yang menyebabkan pengurus tidak aktif di organisasi,” papar Irfan.

Ia menambahkan bahwa ketua diharapkan bisa menjadi sosok yang membersamai semua kader. Perlakuan sama, hak dan kewajibannya. Yang membedakan adalah perjuangan di masyarakat.

Baca juga : Dialog Dengan Sekolah Pilar Muda, Bupati Sumbawa Tegaskan Komitmen Hijaukan Sumbawa

Ketua tidak boleh one man show, kalau ketua tidak lagi dipercaya organisasi maka tamatlah organisasi.

Rawat kaderisasi, SK akan diberikan setelah uji coba kepengurusan melalui kaderisasi. Semua yang masuk pengurus wajib hukumnya kaderisasi. Konsolidasikan struktur organisasi, bentuk struktur sampai ranting. Yang digerakan adalah pengurus bukan Ketua. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *