Komitmen Lestarikan Cagar Budaya, Pemkab Sumbawa Terima Kunker Direktur Warisan Budaya Kemenbud RI

Komitmen Lestarikan Cagar Budaya, Pemkab Sumbawa Terima Kunker Direktur Warisan Budaya Kemenbud RI

Sumbawa, SelarasNews.id – Komitmen Lestarikan Cagar Budaya, Pemkab Sumbawa Terima Kunker Direktur Warisan Budaya Kemenbud Republik Indonesia, Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya kembali mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat.

Hal tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Direktur Warisan Budaya Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Agus Widiatmoko, beserta rombongan yang berlangsung pada Senin, (29/06) di Aula Hasan Usman, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa.

Baca juga : Buka Trabas di Desa Kakiang, Wabup Sumbawa Tekankan Gerakan Ekonomi Desa Melalui Cinta Alam dan Partisipasi Pemuda

Rombongan disambut langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa. Turut mengikuti pertemuan tersebut secara virtual Sultan Sumbawa, Sultan Muhammad Kaharuddin IV, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan beberapa Kepala OPD lainnya.

Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Kesultanan Sumbawa dalam upaya menjaga, melestarikan, serta mengembangkan aset-aset cagar budaya yang menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat Tana Samawa.

Direktur Warisan Budaya Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Agus Widiatmoko, menegaskan bahwa proses revitalisasi akan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip pelestarian sesuai kaidah konservasi cagar budaya.

Baca juga : Sekda Kabupaten Sumbawa Ingatkan Bimtek SIPD Kunci Optimalkan Penganggaran dan Jaga Opini WTP Sumbawa

lokasi rencana proyek revitalisasi besar-besaran terhadap tiga peninggalan bersejarah Kesultanan Sumbawa, yaitu Istana Dalam Loka, Istana Bala Kuning, dan Istana Bala Putih. Langkah ini diambil demi memastikan pemugaran fisik nantinya tetap berjalan di atas kaidah konservasi yang ketat tanpa mengubah orisinalitas nilai adat yang ada.

“Kami akan menerima seluruh masukan dari Yang Mulia Sultan. Revitalisasi Istana Dalam Loka akan dilakukan tanpa mengubah bentuk asli bangunan sehingga nilai sejarah, karakter arsitektur, dan keasliannya tetap terjaga untuk diwariskan kepada generasi mendatang,” jelasnya.

Dalam arahannya, Sultan Muhammad Kaharuddin IV menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap pelestarian cagar budaya di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya upaya restorasi merupakan langkah yang sangat baik selama tetap mempertahankan nilai sejarah dan keaslian bangunan.

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas apa yang telah dilakukan sehingga cagar budaya ini semakin tertata dan menarik. Namun, harapan kami, apa pun yang dilakukan nantinya tidak mengubah bentuk asli dari bangunan tersebut, karena keaslian merupakan nilai sejarah yang harus tetap dijaga,” ungkap Sultan.

Baca juga : Perkuat Penataan Distribusi LPG 3 Kg Bersubsidi, Wakil Bupati Sumbawa Terima Aspirasi Mahasiswa

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan RI beserta rombongan yang membawa harapan baru bagi pelestarian warisan budaya di Kabupaten Sumbawa.

Menurut Bupati Sumbawa, rencana restorasi sejumlah bangunan bersejarah merupakan langkah strategis yang tidak hanya bertujuan melestarikan nilai-nilai budaya dan sejarah, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata budaya serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Sumbawa karena pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap pelestarian cagar budaya yang menjadi kebanggaan daerah,” ujar Bupati Sumbawa.

Lebih lanjut, Bupati Sumbawa menjelaskan bahwa beberapa cagar budaya yang menjadi prioritas restorasi meliputi Bala Putih, Istana Dalam Loka, dan Bala Kuning, yang selama ini menjadi simbol sejarah, budaya, dan perjalanan panjang Kesultanan Sumbawa.

Baca juga : Dukung Penuh Kontingen PWI Sumbawa di Porwada NTB 2026, Ketua KONI Sumbawa Ingatkan Jaga Sportifitas dan Semangat

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Berbagai masukan, pandangan, dan harapan disampaikan sebagai bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kekayaan budaya Kabupaten Sumbawa agar tetap lestari dan mampu menjadi sumber edukasi, kebanggaan, sekaligus daya tarik wisata budaya di masa depan.

Melalui kunjungan kerja itu, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, Kesultanan Sumbawa, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pelestarian cagar budaya yang berkelanjutan, sehingga warisan sejarah Tana Samawa tetap terjaga, bernilai, dan dapat dinikmati oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *