Tutup Kegiatan PORSENIJAR, Bupati Sumbawa Apresiasi PORSENIJAR PGRI Buat Guru Lebih Sehat dan Kreatif

Tutup Kegiatan PORSENIJAR, Bupati Sumbawa Apresiasi PORSENIJAR PGRI Buat Guru Lebih Sehat dan Kreatif

Sumbawa, SelarasNews.id – Bupati Sumbawa- Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP resmi menutup kegiatan PORSENIJAR (Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran) tahun 2026 pada kegiatan itu, tersebut turut hadir Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Komunikasi informasi statistik dan persendian Kabupaten Sumbawa yang diwakili Kepala bidang PIKP, Ketua Umum PGRI Kabupaten Sumbawa, para kepala sekolah, dan para guru Se-kabupaten Sumbawa, acara bertempat di gedung PGRI kabupaten Sumbawa, pada Senin, (29/06) malam.

Dalam sambutannya Ketua PGRI Kabupaten Sumbawa – Drs. H. Ahmad Yani, M.T menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Sumbawa atas dukungan pelaksanaan PORSENIJAR Tingkat Kabupaten.

Baca juga : Pastikan Penyaluran Elpiji Subsidi Tepat Sasaran, Pemda Sumbawa Buka Layanan Pengaduan

“Alhamdulillah penutupan PORSENIJAR PGRI tingkat Kabupaten Sumbawa ini, ditutup secara oleh Bapak Bupati Sumbawa secara langsung,” ujarnya

Ketua PGRI menghitung dampak ekonomi dari kegiatan 5 hari yang melibatkan sekitar 6.000 guru.

“Apabila sekitar 6.000 orang bergerak dan mengeluarkan uang Rp 200.000 saja, maka PGRI telah berkontribusi transaksi tidak kurang dari Rp 1,2 miliar dalam rangka menggerakkan ekonomi Sumbawa,” katanya.

Ia juga meminta Bupati Sumbawa untuk memberikan piala juara 1 agar peserta termotivasi. “Hadiah juara 1 tahun ini paddle seharga Rp 1,5 juta per orang,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ketua PGRI menyatakan siap mendukung program Bupati hingga 2030.  “PGRI Kabupaten Sumbawa sangat-sangat mendukung Sumbawa Hijau Lestari. Buat apa kita menghadirkan anak-anak hebat kalau bumi tempat mereka tinggal sudah tandus? Kami siap membantu menghijaukan Sumbawa,” tegasnya.

Baca juga : Komitmen Lestarikan Cagar Budaya, Pemkab Sumbawa Terima Kunker Direktur Warisan Budaya Kemenbud RI

PGRI juga berencana membentuk koperasi guru. “Kalau iuran koperasi Rp 100.000 saja, tiap bulan terjadi transaksi ratusan juta. Kalau Rp 200.000, tidak kurang dari Rp 1,4 miliar uang yang berputar di UMKM,” tutuupnya.

Sementara itu Dalam Sambutan, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan PORSENIJAR PGRI yang dinilai berhasil memadukan olahraga, seni, dan pembelajaran bagi guru.

Bupati Sumbawa menyebut kegiatan seni dan olahraga bagi guru sangat penting. “Penyakit 70 sampai 80% bukan karena fisik yang lemah, tapi karena hati yang kurang baik, banyak tekanan, stress. Ketika ada olahraga, ada seni, beban itu hilang. Inilah bagian membuat guru menjadi lebih sehat,” ucapnya.

Menurutnya, guru bukan hanya mengajar angka. “Ke depan yang menciptakan peradaban adalah guru. Kolaborasi peran orang tua dan guru akan melahirkan generasi yang hebat,” tegasnya.

Dikatakannya kegiatan yang dilakukan oleh PGRI dalam rangka memfasilitasi seluruh kegiatan perlombaan baik di sisi olahraga maupun pembelajaran.

“Ini akan memacu guru terutama menjadi contoh anak-anak untuk lebih berkreasi, lebih segar, lebih seni. Yang mungkin selama ini guru hanya terpaku pada mengajar saja rutinitas. Dengan adanya kombinasi olahraga, seni dan kreativitas inovasi ini, akan menempa dirinya sendiri dan akan memberikan contoh bagi anak-anak,” katanya.

Baca juga : Buka Trabas di Desa Kakiang, Wabup Sumbawa Tekankan Gerakan Ekonomi Desa Melalui Cinta Alam dan Partisipasi Pemuda

Bupati Sumbawa menyebut kegiatan diikuti seluruh kecamatan dan berlangsung meriah. Kehadiran Ketua Umum PGRI Pusat juga menjadi bukti keseriusan acara ini. “Saya sekali lagi sebagai Bupati Sumbawa sangat mengapresiasi kegiatan ini,” pungkasnya.

Pada acara PORSENIJAR tahun 2026 yang menjadi juara umum adalah Kecamatan Lunyuk. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *