Diduga Masalah Asmara, Seorang Pemuda di Desa Semamung Moyo Hulu Tewas Gantung Diri

Diduga Masalah Asmara, Seorang Pemuda di Desa Semamung Moyo Hulu Tewas Gantung Diri

Sumbawa, SelarasNews.id – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Moyo Hulu bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) menyusul laporan penemuan sesosok mayat laki-laki dalam posisi tergantung di pohon asam. Peristiwa yang menggegerkan warga ini terjadi di pinggir Sungai Tiu Glumpang, Dusun Ai Ampuk, Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, Jumat (11/09) siang.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Moyo Hulu IPTU M. Tahir Lantu dalam aksi tanggap darurat ini bermula ketika Pemerintah Desa Semamung meneruskan informasi penemuan mayat dari warga kepada Bhabinkamtibmas Desa Semamung. Laporan tersebut langsung diteruskan kepada Kapolsek Moyo Hulu, yang kemudian memerintahkan Waka Polsek IPDA Asri Radi Putra, S.H. bersama Unit Reskrim, Intelkam, dan personel piket untuk segera turun ke lapangan.

Baca juga : Peringati HUT ke-21 HIMPAUDI, Bupati  Sumbawa Tekankan Pentingnya PAUD Sebagai Pondasi Pembangunan Generasi Masa Depan

“Setibanya di TKP pada pukul 11.40 WITA, personel Polsek Moyo Hulu langsung mengambil langkah-langkah kepolisian secara terukur. Petugas langsung memasang garis polisi (police line) guna mengamankan lokasi dari kerumunan warga serta berkoordinasi cepat dengan tenaga kesehatan Puskesmas Moyo Hulu dan Tim Identifikasi Polres Sumbawa,” Kapolsek Moyo Hulu IPTU M. Tahir Lantu.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga keutuhan barang bukti, Unit Reskrim bersama warga setempat dengan hati-hati menurunkan jenazah korban dari pohon. Petugas kemudian mengamankan sejumlah barang bukti penting, mulai dari seutas tali biru sepanjang tiga meter, satu unit sepeda motor Honda Trail, pakaian korban, hingga telepon genggam. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan mobil ambulans Puskesmas Moyo Hulu menuju puskesmas untuk dilakukan visum luar.

Baca juga : Resmikan Masjid di Juran Alas, Bupati Sumbawa Tegaskan Peran Masjid Dalam Membangun Generasi Berakhlak

“Langkah cepat mendatangi TKP, memasang police line, serta mengevakuasi korban bersama tenaga medis ini merupakan bentukrespons cepat kepolisian dalam menangani laporan darurat sekaligus memastikan proses identifikasi berjalan sesuai prosedur hukum,” pungkasnya.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan Unit Reskrim serta pemeriksaan medis (visum luar) yang disaksikan langsung oleh kepolisian, dipastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban selain luka jeratan tali dileher. Berdasarkan penyelidikan dan keterangan saksi, korban nekat mengakhiri hidup diduga akibat masalah asmara.

Baca juga : Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Bupati Sumbawa Tentang Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026

Pihak kepolisian melalui Unit Intelkam dan Bhabinkamtibmas juga aktif melakukan penggalangan serta pendekatan humanis kepada keluarga korban. Setelah pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menandatangani surat penolakan otopsi, Polsek Moyo Hulu membantu proses penyerahan jenazah untuk dikebumikan secara layak di TPU Desa Semamung. (SN/01)

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *