Sumbawa, SelarasNews.id – Guna memastikan Renovasi tahap 1 Sekolah Rakyat sesuai harapan, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Dody Hanggodo, meninjau SRD 5 Sumbawa.
Sekolah Rakyat (SR) ini diperuntukan bagi masyarakat prasejahtera agar mendapatkan pendidikan yang layak.
Baca juga : Perkuat Sinergi Pembangunan Infrastruktur, Wakil Ketua DPRD Sumbawa Sambut Menteri PU RI
Menteri PU RI, Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sumbawa pada Minggu, (19/10) guna memastikan renovasi maupun pembangunan sarana dan prasarana SR tahap 1 berjalan sesuai harapan.

“Pada Tahap 1 ini SR tersebar di 159 lokasi secara nasional yang dijadwalkan tuntas pada tahun ini dan sudah mulai beroperasi” sambungnya.
Ia menegaskan renovasi SR Tahap I ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang bertujuan menghadirkan akses pendidikan layak bagi masyarakat yang belum terjangkau.
Baca juga : Perluas Sebaran Program MBG, Pemda Sumbawa Ajukan Pembangunan 68 SPPG
“Sekolah Rakyat menyasar masyarakat yang belum mendapat akses pendidikan layak, sekaligus menjadi salah satu strategi memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kemandirian sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto” ungkapnya.
Renovasi SR Tahap I memanfaatkan bangunan eksisting milik Kementerian Sosial, aset pemerintah daerah dan perguruan tinggi yang dialihfungsikan.

“Adapun fasilitas yang dibangun meliputi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang guru, musholah, lapangan, rumah dinas guru, ruang makan, UKS dan fasilitas pendukung lainnya” jelasnya.
Dengan percepatan penyelesaian Tahap I ini, Dody Hanggodo berharap Sekolah Rakyat menjadi instrumen pemerataan pendidikan, mendukung pengentasan kemiskinan dan melahirkan generasi Emas Indonesia yang mandiri dan berdaya saing.
Baca juga : Dorong Literasi Digital Pelajar, Indosat Gandeng UNSA Gelar Workshop Literasi Digital GenSi
Sementara itu, Kepala SRD 5 Sumbawa, Nani Indrawati, mengatakan keberadaan sekolah ini sangat membantu anak-anak dari keluarga prasejahtera dan siswa sekolah ini berasal dari berbagai kecamatan di kabupaten Sumbawa.

“Melalui kunjungan menteri PU ini kami berharap adanya tambahan bangunan asrama untuk guru yang mengajar terutama bagi guru yang rumahnya sangat jauh dari sekolah, karena cukup banyak guru yang masih ngekos lantaran rumahnya jauh” harapnya.
Sekolah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk membangun sumber daya manusia unggul melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang merata dan inklusif. (SN/01)

