Upayakan Keamanan Digital Bagi UMKM di Kabupaten Sumbawa, PPSW Gelar Pelatihan

Upayakan Keamanan Digital Bagi UMKM di Kabupaten Sumbawa, PPSW Gelar Pelatihan

Sumbawa, SelarasNews.id – Asosiasi Pusat Pengembangan Sumber Daya Wanita (PPSW) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan literasi digital dengan menggelar Training of Trainer (ToT) Volunteer Program Keamanan Digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 13 dan 14 Desember 2025, bertempat di Cafe Ghanim, Sumbawa Besar dan diikuti oleh 22 orang relawan. Para relawan ini selanjutnya akan berperan sebagai trainer yang bertugas menyebarluaskan pengetahuan dan kesadaran terkait keamanan digital kepada pelaku UMKM di desa-desa masing-masing.

Baca juga : Pemda Sumbawa Pastikan Pemenuhan Hak Asuransi Eks Pegawai BPR NTB

Sekretaris Eksekutif PPSW Pusat, Fitriani Sunarto, dalam sambutannya menekankan bahwa digitalisasi memiliki dua sisi, yakni memberikan peluang sekaligus tantangan. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu dibekali pemahaman agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara aman dan bertanggung jawab, khususnya dalam menghadapi meningkatnya kejahatan siber.

Sementara itu, sambutan pembukaan kegiatan disampaikan oleh Karman Hartono,SE., perwakilan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksandi) Kabupaten Sumbawa, yang mewakili Pemerintah Daerah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PPSW yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital yang aman dan inklusif.

“Digitalisasi saat ini telah menjadi bagian dari seluruh aspek kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, keamanan informasi harus menjadi perhatian bersama, termasuk bagi para pelaku UMKM agar usaha yang dijalankan dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga : Buka Business Talk, Bupati Sumbawa Soroti Pentingnya Digitalisasi dan Bisnis Berkelanjutan Hadapi 2025

Dalam kesempatan yang sama, Pendamping Provinsi PPSW NTB, Joni Sari Wijoyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan ToT gelombang kedua. Sebelumnya, ToT Volunteer kelompok pertama telah dilaksanakan pada Juni 2025 dengan melibatkan 23 relawan dan berhasil menjangkau sekitar 1.300 penerima manfaat. Untuk kelompok kedua, para relawan direncanakan mulai melakukan pendampingan lapangan pada Januari hingga April 2026 dengan target 1.320 penerima manfaat.

Program keamanan digital ini merupakan kelanjutan dari berbagai program literasi digital yang telah dijalankan oleh Asosiasi PPSW di Kabupaten Sumbawa sejak tahun 2019 hingga 2024, antara lain Program Go Digital ASEAN dan Growth Digital. Keberlanjutan program tersebut diharapkan mampu memperkuat peran PPSW sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas digital masyarakat, khususnya sektor UMKM.

Pelatihan keamanan digital bagi UMKM yang diselenggarakan oleh PPSW menjadi contoh nyata kolaborasi antara masyarakat sipil dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan transformasi digital. Di tengah semakin luasnya pemanfaatan platform digital oleh UMKM, risiko kebocoran data, penipuan daring, dan kejahatan siber menjadi ancaman yang tidak dapat diabaikan.

Kehadiran Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa sebagai perwakilan pemerintah daerah dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Pemkab Sumbawa untuk mendukung penguatan literasi dan keamanan digital, meskipun tidak bertindak sebagai penyelenggara. Peran ini penting untuk memastikan bahwa inisiatif masyarakat sejalan dengan kebijakan dan arah pembangunan daerah, khususnya dalam pengembangan ekonomi digital.

Baca juga : Cegah Abrasi dan Bencana Vegetasi Lainnya, Forum PRB Sumbawa dan MDMC Menanam 2.000 Bibit Mangrove

Melalui pendekatan Training of Trainer, program ini dinilai efektif karena menciptakan efek berantai: relawan yang dilatih tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga agen perubahan di komunitasnya masing-masing. Dengan target ribuan penerima manfaat hingga tahun 2026, program ini berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kapasitas UMKM Sumbawa dalam menghadapi era digital secara lebih aman dan berdaya saing.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyambut baik inisiatif seperti ini dan berharap kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta dapat terus diperkuat demi mewujudkan ekosistem digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *