Sumbawa, SelarasNews.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., membuka Kick off Meeting Program Cerdas Kelola Air dan Lahan Untuk Keberlanjutan (Cerah) Kabupaten Sumbawa, di Aula Hotel La Grande, Sumbawa, (15/12).
Hadir juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sumbawa, OPD terkait, Direktur Eksekutif PLAN International Indonesia, Dini Widiastuti, beserta jajarannya.
Baca juga : Upayakan Keamanan Digital Bagi UMKM di Kabupaten Sumbawa, PPSW Gelar Pelatihan
Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menyampaikan apresiasi kepada Plan Internasional yang telah kerjasama dengan pemerintah melalui program Cerah ini.

“Prinsip pada program ini, sejalan dengan salah satu program Pemda Kabupaten Sumbawa yakni program Sumbawa Hijau Lestari, dengan penanaman pohon kembali sebagai upaya menjaga Hutan sebagai sumber mata air di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.
Oleh karena itu, program Plan Internasional tersebut, sangat senyawa dengan program prioritas Pemkab Sumbawa. “Melalui program Cerah dari Plan Internasional ini, akan membimbing pengelolaan air dan lahan berkelanjutan ke masyarakat di 7 Kecamatan, yakni Kecamatan Lantung, Batu Lanteh, Unter Iwes, Moyo Hulu, Moyo Hilir, Moyo Utara, dan Rhee,” sambungnya.
Baca juga : Pemda Sumbawa Pastikan Pemenuhan Hak Asuransi Eks Pegawai BPR NTB
Program ini diharapkan dapat meluas ke kecamatan-kecamatan lain. Selain itu, Bupati juga mengajak semua pihak untuk mensukseskan program ini agar dapat menyelamatkan generasi yang akan datang.
Sementara itu, Direktur Eksekutif PLAN International Indonesia, Dini Widiastuti, mengatakan Program Cerah ini didasari pada adanya kebutuhan mendesak strategi adaptif untuk mengelola sumber daya air dan tata kelola lahan berkelanjutan.

“Oleh karena itu, melalui kerjasama dengan Pemkab Sumbawa, program Cerah ini, untuk mendorong perbaikan praktik pengelolaan sumber daya air dan tata guna lahan masyarakat di tengah perubahan iklim. Sehingga diharapkan bencana seperti kekeringan, banjir, tanah longsor dan angin puting beliung dapat terhindari,” pungkasnya. (SN/01)

