Pelaksanaan TC Atlet Porprov NTB 2026:  Intensitas Latihan Ditingkatkan, Fokus pada Prestasi Maksimal

Pelaksanaan TC Atlet Porprov NTB 2026:  Intensitas Latihan Ditingkatkan, Fokus pada Prestasi Maksimal

Sumbawa, SelarasNews.id – Dalam rangka menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa bulan mendatang, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa secara resmi melaksanakan program Training Center (TC) bagi seluruh atlet yang akan berlaga.

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si, menegaskan bahwa pelaksanaan TC ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas dan kesiapan atlet secara menyeluruh.

Baca juga : Geopark Tambora Ajak Perguruan Tinggi Berwisata Edukasi di Pusat Informasi Geologi

“Latihan yang dijalani selama TC tidak boleh disamakan dengan latihan rutin biasa. Frekuensi dan intensitas latihan harus ditingkatkan secara signifikan agar atlet benar-benar siap menghadapi kompetisi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peran pelatih pada masing-masing cabang olahraga (cabor) harus lebih optimal dan terukur. Pelatih diharapkan mampu menyusun program latihan yang sistematis, disiplin, serta berbasis pada evaluasi perkembangan atlet.

Baca juga : Ketua KONI Sumbawa Puji Eternal Fight Show: “Wajah Baru Olahraga yang Memadukan Prestasi dan Hiburan Bermutu”

“Selama tiga bulan terakhir, kami terus melakukan evaluasi terhadap progres latihan atlet. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan, namun masih diperlukan penguatan, terutama dalam hal konsistensi latihan dan manajemen waktu,” tambahnya.

KONI Kabupaten Sumbawa juga saat ini tengah mengajukan nama-nama atlet dan pelatih kepada Bupati Sumbawa untuk mendapatkan dukungan berupa dispensasi selama masa TC. Dispensasi tersebut diharapkan dapat diberikan kepada atlet dan pelatih yang berstatus ASN, PPPK, PPPK paruh waktu, pelajar, maupun mahasiswa.

Baca juga : Buka Pelatkab Sumbawa, Bupati Sumbawa Tekankan Atlet Untuk Disiplin dan Kerja Keras

“Kami melihat di lapangan, banyak atlet dan pelatih yang baru bisa berlatih setelah menyelesaikan tugas dan pekerjaan di institusi masing-masing. Di satu sisi, mereka memiliki semangat tinggi untuk berlatih dan membina, namun di sisi lain waktu yang tersedia sangat terbatas,” jelasnya.

Oleh karena itu, KONI berharap adanya kebijakan dispensasi ini dapat memberikan ruang dan waktu yang cukup bagi atlet dan pelatih untuk fokus menjalani program TC secara optimal.

Baca juga : Hadapi Porprov NTB 2026, Ratusan Atlet Sumbawa Resmi Mengikuti Pelatkab

“Ini adalah investasi daerah dalam bidang olahraga. Dengan dukungan semua pihak, kami optimis atlet Kabupaten Sumbawa dapat meraih prestasi maksimal di Porprov,” tutup Abdul Rafiq. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *