Sumbawa, SelarasNews.id – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. membuka langsung proses seleksi tes tulis rekrutmen karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) yang digelar di Auditorium UNSA Sumbawa, pada Jumat, (12/06) lalu. Pada kesempatan tersebut turut hadir Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Kominfotiksandi Kabupaten Sumbawa dan para Kabag, serta perwakilan dari PT AMMAN Mineral.
Sebanyak 300 peserta asal Sumbawa lolos seleksi administrasi dan mengikuti tes untuk posisi teknisi hingga level superintendent di bidang elektrik, mekanikal, dan welder.
Baca juga : Buka Lomba Sarakal, Bupati Sumbawa Tekankan Pembangunan Moral Harus Seiring Dengan Fisik
Dalam sambutannya Bupati Sumbawa mengungkapkan awalnya PT AMMAN berencana memusatkan seleksi regional di Mataram. Namun Ia mengusulkan agar tes digelar di Sumbawa dan KSB untuk memudahkan peserta. “Jangan sampai adik-adik dari Sumbawa butuh waktu dan biaya. Alhamdulillah kebijakannya diubah. Yang di Sumbawa tes di Sumbawa, yang di KSB di Taliwang,” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Sumbawa mengatakan, Fasilitas seleksi di Sumbawa disebut sudah lengkap. Tes tulis digelar di aula, sementara tes praktik akan dilakukan di BLK Sumbawa yang memiliki fasilitas elektrik, mekanik, dan welder. “Kita punya fasilitas lengkap sehingga bisa lakukan di Kabupaten Sumbawa,” tegasnya.
Bupati Jarot menekankan seleksi berlangsung ketat dan transparan. “Tes sekarang langsung hasilnya. Habis tes, masukkan sistem, keluar nilai langsung. Transparan, nggak bisa dibantu oleh siapapun,” tegasnya.
Baca juga : Kabel Bermuatan Listrik Yang Menyebabkan Kematian Remaja di Empang Bukan Milik PLN
Ia menyebut ada orang tua yang meminta bantuan, namun ia tegaskan kelulusan hanya ditentukan nilai peserta sendiri.
Dari 27.000 pelamar se-Indonesia yang lolos administrasi, hanya 117 kuota yang tersedia. “Bayangkan 27.000 untuk disaring menjadi 117. Ini persaingan yang sangat ketat,” ujar Bupati. Untuk Sumbawa, 300 orang lolos ke tahap tes tulis.

Tahapan seleksi masih panjang: tes tulis, tes praktik, wawancara, psikotes, hingga medical check-up. “Ini betul-betul disaring orang terbaik di antara orang yang baik-baik,” katanya.
Bupati Jarot berharap putra-putri Sumbawa bisa lolos signifikan. “Kalau bisa Sumbawa terbanyak di dalam proses 117 itu. Ini kesempatan pertama mengenal model tes PT Amman. Insyaallah ke depan akan ada lagi proses seperti ini,” pesannya.
Baca juga : Diduga Tersengat Arus Listrik Kabel Putus, Seorang Remaja 15 Tahun di Empang Meninggal Dunia
Ia meminta yang belum lolos menjadikan tes ini sebagai bekal. “Jadikan ini pelajaran. Kalau ada tes serupa, adik-adik sudah mengenal model tesnya,” ujarnya.
Bupati juga membagikan kisah karirnya: dari memelihara kambing, lolos seleksi Care International yang menyaring 70 orang menjadi 4, hingga bekerja di NGO internasional dan akhirnya menjadi Bupati Sumbawa. “Perjalanan karir tergantung niat, ketekunan, ikhtiar, dan doa kita. Tuhan yang mengatur nasib kita,” pesannya.

“Anak-anakku, fokus. Ikhtiar sudah dilakukan, tinggal ditambah doa. Selamat berjuang. Semoga kuota yang tersedia banyak diisi oleh anak-anak dari Sumbawa,” tutup Bupati Sumbawa. (SN/01)

