Sumbawa, SelarasNews.id – Mengusung semangat gotong royong dan pelestarian nilai lokal, Lembaga Kreativitas Samawa Maras (LKSM) sukses menggelar perayaan Hari Lahir ke-2. Acara khidmat dan penuh kehangatan ini berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Brang Bara, Kabupaten Sumbawa, pada Senin, (22/06).
Pada Kesempatan tersebut turut hadir Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, Kepala Kementerian Agama kabupaten Sumbawa, Ketuua KLSM Kabupaten Sumbawa, Agus Purnawan, S.Pt dan tokoh Adat serta Insan Seni Sumbawa
Baca juga : Pimpin Apel Rutin, Bupati Sumbawa Pastikan Proyek Hilirisasi Unggas Terintegrasi Tetap di Sumbawa
LKSM merupakan lembaga kemasyarakatan di Sumbawa yang aktif sebagai wadah pengembangan kreativitas, seni, budaya, sosial, serta penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM. Selama dua tahun berkiprah, LKSM konsisten memposisikan diri sebagai mitra strategis Pemda Kabupaten Sumbawa dalam menghidupkan gairah kebudayaan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lewat falsafah “Batompok Basai Saling Satingi”

Pada kegiatan tersebut Ketua Umum LKSM Agus Purnawan, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan dua tahun lembaga tersebut. “Jumlah anggota LKSM kini hampir mencapai 100 orang yang tersebar di berbagai wilayah se-Kabupaten Sumbawa,”ujarnya
Agus juga berharap bimbingan, dedikasi, serta edukasi dari Wakil Bupati Sumbawa demi arah dan kemajuan lembaga ke depan.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori memberikan apresiasi tinggi. Menurut Wabup, Harlah ini momentum strategis untuk pengembangan kreativitas menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.
Baca juga : Senam Bersama 1.000 Bidan, Wabup Sumbawa Apresiasi Peran Bidan Jadi Garda Terdepan Kesehatan Ibu dan Anak
“LKSM menggelar kegiatan ini dalam rangka mempertahankan nilai-nilai adat dan budaya, sehingga kebudayaan ini terus kita kedepankan. Kita harus selalu mempertahankan ajaran budaya kita,” ujar Wakil Bupati Sumbawa.
Wakil Bupati Sumbawa menekankan LKSM tidak hanya fokus pada seni dan budaya, tapi juga aktif dalam gerakan keagamaan dan aksi sosial. “LKSM membawa fungsi sosial yang nyata dan perlu ada gerakan berkelanjutan. Kami berharap ke depan akan lahir LKSM-LKSM lainnya di Sumbawa yang mengamalkan nilai gotong royong dan persatuan,” tambahnya.
Wabup Sumbawa juga menggaris bawahi suasana kondusif, harmonis, dan penuh kebersamaan seperti ini sangat dibutuhkan dalam roda pemerintahan. “Dengan sinergi yang baik, pembangunan di daerah dapat dinikmati langsung masyarakat demi mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan ucapan selamat dari Wabup Sumbawa. “Saya ucapkan selamat ulang tahun ke-2 untuk LKSM. Selamat berkiprah untuk kemajuan Tau dan Tana Samawa,” tutupnya.
Acara inti ditandai pemotongan tumpeng bersama oleh Wabup bersama jajaran pengurus inti LKSM. Prosesi disaksikan tokoh penting: Kepala Kantor Kemenag Sumbawa H. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov. Penasehat LKSM, budayawan, tokoh adat, dan insan seni Sumbawa.
Kemeriahan puncak Harlah semakin terasa dengan paduan suara memukau dari pengurus LKSM yang berkolaborasi dengan Lembaga Seni dan Sholawat Cahaya Rahmati (LESCAYA) Labuhan Sumbawa pimpinan Nur Aini Syehan. Tim Paduan Suara Fahri Awad menampilkan harmoni yang menegaskan identitas kolektif kreatif. (SN/01)

