Sumbawa, SelarasNews.id – PDI Perjuangan kembali hadir di tengah masyarakat melalui lanjutan Soekarno Volley Cup dalam rangka Bulan Bung Karno. Setelah sukses digelar di Zona Tengah, turnamen kini berlanjut ke Zona Timur dan resmi dibuka di Desa Maronge, Kecamatan Maronge, Kabupaten Sumbawa, pada Kamis (03/07) lalu, sebagai ajang olahraga, silaturahmi, dan hiburan warga.
Pembukaan dilakukan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa yang juga Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq. “Kegiatan ini merupakan program DPP PDI Perjuangan bekerja sama dengan PBVSI Kabupaten Sumbawa dalam rangkaian peringatan Bulan Bung Karno,” ujar Rafiq.
Baca juga : Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Pria Diamankan Usai Lakukan Pelecehan Seksual
Zona Timur menjadi lokasi kedua penyelenggaraan Soekarno Volley Cup setelah sebelumnya berlangsung di Zona Tengah. Turnamen ini diikuti tim dari enam kecamatan, yakni Lape, Maronge, Plampang, Labangka, Empang, dan Tarano.

Dalam sambutannya, Abdul Rafiq menegaskan bahwa PDI Perjuangan berupaya hadir melalui kegiatan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya saat momentum politik.
“Turnamen ini menjadi bukti bahwa PDI Perjuangan selalu hadir bersama masyarakat, bukan hanya menjelang Pemilu. Kami ingin rakyat tetap memiliki ruang untuk berolahraga, bersilaturahmi, dan menikmati hiburan,” katanya.
Baca juga : Cegah Gangguan Kamtibmas, Sat Lantas Polres Sumbawa Intensifkan Patroli Blue Light di Malam Hari
Rafiq juga menyoroti kondisi desa-desa yang menghadapi keterbatasan anggaran akibat pemotongan dana desa oleh pemerintah pusat. Menurutnya, hal itu berdampak pada berkurangnya kegiatan seni dan olahraga yang biasa menjadi hiburan warga.
“Karena anggaran berkurang, banyak desa kesulitan menggelar kegiatan seni maupun olahraga. PDI Perjuangan berupaya mengambil peran agar aktivitas kerakyatan seperti ini tetap berjalan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Daerah Soekarno Volley Cup Kabupaten Sumbawa, Amilan Hatta, menjelaskan bahwa pelaksanaan di Zona Timur merupakan kelanjutan dari Soekarno Volley Cup Zona Tengah yang digelar di Desa Ngeru, Kecamatan Moyo Hilir, pekan lalu.
Menurut Amilan, penyelenggaraan turnamen secara bertahap di berbagai zona diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet bola voli di tingkat desa dan kecamatan.
Baca juga : Diduga Sengaja Membakar Rumah Sendiri, Pria di Tarano Alami Luka Bakar Serius
Melalui Soekarno Volley Cup, PDI Perjuangan ingin menjadikan Bulan Bung Karno bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan, gotong royong, dan pembinaan olahraga di tengah masyarakat. (SN/01)

