Abdul Rafiq Apresiasi Rencana Bupati Sumbawa Bangun Pasar Induk dan Revitalisasi Terminal Sumer Payung

Abdul Rafiq Apresiasi Rencana Bupati Sumbawa Bangun Pasar Induk dan Revitalisasi Terminal Sumer Payung

Sumbawa, SelarasNews.id – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk membangun pasar induk di kawasan belakang Terminal Sumer Payung, sekaligus melakukan revitalisasi terhadap Terminal Sumer Payung.

Menurut Abdul Rafiq, langkah tersebut merupakan bagian penting dari upaya menata pusat perdagangan dan transportasi di Kabupaten Sumbawa agar lebih terintegrasi, tertib, nyaman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca juga : Buka Forum Satu Daerah, Sekda Sumbawa Ingatkan Satu Data Jadi Landasan Utama Kebijakan Daerah

“Saya mengapresiasi gagasan Bupati Sumbawa ini. Pembangunan pasar induk dan revitalisasi Terminal Sumer Payung merupakan langkah strategis untuk menata kawasan perdagangan dan transportasi kita ke depan,” kata Abdul Rafiq.

Ia mengatakan, rencana pemindahan pedagang dari Pasar Seketeng ke pasar induk harus dilihat sebagai bagian dari penataan kawasan secara menyeluruh. Pasar induk diharapkan tidak hanya menjadi tempat pemindahan pedagang, tetapi dapat berkembang menjadi pusat perdagangan dan distribusi barang yang memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat.

Baca juga : UKW dan OKK PWI NTB Diikuti 120 Peserta, Wartawan Didorong Utamakan Ketelitian dan Kebenaran

Namun, Abdul Rafiq mengingatkan agar proses perpindahan pedagang dilakukan secara humanis, bertahap, dan melalui komunikasi yang baik dengan para pedagang.

“Pedagang harus mendapatkan kepastian. Mulai dari tempat berjualan, fasilitas, biaya, akses pembeli sampai dengan pola pengelolaannya. Jangan sampai kita membangun pasar yang bagus, tetapi kemudian aktivitas ekonomi pedagang justru tidak berkembang,” ujarnya.

Baca juga : Ketua KONI Sumbawa Nilai Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup 2026 Langkah Tepat dalam Pencarian Bibit Atlet

Di sisi lain, Abdul Rafiq juga menyambut positif rencana adanya investor yang akan masuk ke Sumbawa untuk membangun mall di kawasan eks Pasar Seketeng, terlebih pembangunan tersebut direncanakan menggunakan investasi swasta dan tidak membebani APBD Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, kehadiran investasi swasta merupakan peluang besar bagi daerah apabila dikelola dengan baik dan memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.

“Kalau benar investasi tersebut dapat berjalan tanpa menggunakan APBD, tentu ini harus kita apresiasi. Kehadiran mall dan investasi baru dapat membuka lapangan pekerjaan, menggerakkan UMKM, meningkatkan perputaran ekonomi, dan menciptakan multiplier effect bagi daerah,” jelasnya.

Baca juga : Soekarno Volly Cup Zona Barat Digelar di Alas, Abdul Rafiq: Bung Karno Bukan Hanya Milik PDI Perjuangan, Tapi Milik Kita Semua

Meski demikian, ia menekankan pentingnya memastikan investasi tersebut tetap berpihak pada kepentingan masyarakat lokal.

Menurut Abdul Rafiq, pemerintah daerah perlu mendorong agar UMKM Sumbawa mendapatkan ruang dan kesempatan untuk masuk dalam ekosistem ekonomi pusat perbelanjaan tersebut. Dengan demikian, investasi tidak hanya menghadirkan bangunan dan aktivitas bisnis baru, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.

“Investasi kita sambut. Tetapi kita ingin masyarakat Sumbawa bukan hanya menjadi penonton. UMKM lokal, tenaga kerja lokal, dan pelaku usaha daerah harus mendapatkan ruang untuk ikut tumbuh,” tegasnya.

Baca juga : DPP PDIP Ungkap Alasan Sumbawa Dipilih sebagai Tuan Rumah Perdana Soekarno Volley Cup

Abdul Rafiq juga berharap seluruh proses pembangunan pasar induk, revitalisasi terminal maupun rencana investasi di kawasan Pasar Seketeng dilakukan secara transparan, sesuai aturan, dan melalui perencanaan yang matang.

Ia menilai, apabila seluruh rencana tersebut dapat berjalan dengan baik, kawasan Sumer Payung dan Seketeng berpotensi menjadi salah satu kawasan ekonomi baru yang dapat mengubah wajah perdagangan Kabupaten Sumbawa.

“Ini bukan sekadar soal memindahkan pasar atau membangun mall. Ini adalah momentum untuk menata wajah Sumbawa sekaligus membangun ekosistem ekonomi baru. Karena itu, kita dukung dan kita kawal bersama agar manfaat terbesarnya kembali kepada masyarakat,” pungkas Abdul Rafiq. (SN/01)

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *