Safari Menanam Pohon ke 10, Bupati Sumbawa Ambil Lokus di Desa Mata

Safari Menanam Pohon ke 10, Bupati Sumbawa Ambil Lokus di Desa Mata

Sumbawa, SelarasNews.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP,, Melaksanakan Safari penanaman pohon yang ke-10 di Desa Mata, Kecamatan Tarano, pada kesempatan tersebut turut hadir perwakilan dari Forkopimda, Sekda Kabupaten Sumbawa, Ketua PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua Dharma wanita Kabupaten Sumbawa, Kepala OPD, Camat Tarano, Para Karyawan /Karyawati Dilingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala Desa Mata, Kepala Dusun serta Masyarakat setempat, acara bertempat di Desa Mata, pada Sabtu, (31/01) lalu.

Dalam sambutannya Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menyampaikan penanaman pohon tersebut merupakan safari ke-10 penanaman pohon di Desa Mata Kecamatan Tarano, “Bibit Pohon yang ditanam oleh Masyarakst disini adalah Nangka, Alpukat sebagian Kemiri,” ujarnya

Baca juga : Bupati Sumbawa Tekankan Penanaman Pohon Untuk Jaga Kelestarian Hutan dan Mata Air

Kegiatan tersebut merupakan awal dari gerakan “Hijau Lestari” yang dilakukan di Kecamatan Tarano. “Alhamdulillah, banyak masyarakat yang hadir dan saya memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ke depan hutan yang masih tersisa, kami akan tertibkan bersama dengan seluruh tim satgas bersama KPH untuk melindungi hutan yang masih tersisa dan tidak boleh ada lagi tambahan,” ucap Jarot sapaan Bupati Sumbawa.

Jarot juga menyampaikan, semua harus tahu bahwa hutan adalah sumber kehidupan. karena itu, Ia ingin mengajak masyarakat, untuk bersama-sama menyelamatkan, menjaga serta melestarikan hutan dan melindungi mata air yang ada di wilayah desa.

“Kami telah membentuk satgas pemgamanan yang melibatkam TNI, Polri, Kejaksaan, dan Dinas-Dinas terkait untuk menjaga hutan, kita tidak akan membiarkan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan pengerusakan terhadap hutan, untuk itu Saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan penanaman jagung di hutan terlarang atau di daerah yang terlindungi. Mari kita bersama-sama menjaga jalan dan lingkungan sekitar,” tegas Jarot.

Baca juga : Resmi Dibuka, Pemda Kabupaten Sumbawa Seleksi Terbuka Empat Jabatan Eselon II yang Lowong

Lebih lanjut Jarot mengatakan lahan-lahan hutan lindung yang sudah terlanjur dibersihkan untuk tanam jagung, hanya boleh ditoleransi sampai tahun ini. Untuk tahun depan, akan dirubah untuk tanaman pohon-pohon, tanaman buah-buahan dan masyarakat boleh menikmati buahnya, masyarakat juga harus menjaga hutan dan tidak membiarkan orang lain merusaknya. “Jangan ada yang  membiarkan orang memotong pohon di hutan, karena itu akan menghancurkan masa depan anak cucu kita,” jelas Jarot.

Pada kesempatan tersebut Jarot menyampaikan, akan menyediakan bibit pohon bernilai ekonomis seperti Sengon Laut, Alpukat, dan Kemiri untuk ditanam di lahan-lahan kosong. Karena tanaman pohon-pohon itu, akan menjadi tabungan masa depan. (SN/PKL-06)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *