Sumbawa, SelarasNews.id – KONI Kabupaten Sumbawa saat ini sedang intens melakukan Pramonev (Pra-Monitoring dan Evaluasi) ke berbagai Cabang Olahraga (Cabor). Fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk melakukan validasi dan pemutakhiran database atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) NTB Tahun 2026.
Seperti kunjungan yang dilaksanakan pada Rabu (29/04) malam ke Lapangan Voli Universitas Samawa. Di sini KONI Sumbawa melalui BIdang Pembinaan Prestasi (Binpres) melihat langsung jalannya Latihan dari Cabor Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI).
Baca juga : Dua Hari Tidak Pulang dan Kehilangan Kontak, Seorang Petani di Sumbawa Ditemukan Meninggal Dunia
Pramonev kali ini dipimpin Wakil Ketua II KONI Sumbawa, Agus Heryanto dan Kepala Bidang Binpres Syamsul Fatriah serta didampingi anggota Binpres dan Humas KONI Sumbawa. Hadir pula Ketua PBVSI Kabupaten Sumbawa Amilan Hatta, pelatih voli dan sejumlah pengurus lainnya.

Wakil Ketua II KONI Sumbawa, Agus Heryanto mengatakan, Pramonev dilakukan untuk memastikan data atlet yang dimiliki oleh setiap Pengurus Kabupaten (Pengkab) Cabor akurat dan up-to-date. Dengan database yang pasti, KONI Sumbawa dapat lebih objektif dalam menentukan dan memetakan skala prioritas bagi atlet-atlet berprestasi nantinya.
“Database ini sangat penting untuk memastikan tidak ada data ganda atau atlet yang statusnya tidak jelas,” ujarnya.
Baca juga : Korban Kebakaran di Kalimango Akan Dapat Hunian Sementara, Huntap Ditargetkan Akhir Tahun
Kabid Binpres KONI Sumbawa, Syamsul Fatriah menambahkan, Pramonev ini sebagai data dasar bagi Binpres untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan. Tidak semua cabor disambangi, namun dilakukan secara acak dan mendadak.
“Intinya untuk dijadikan database dari Binpres KONI Sumbawa. Sehingga nantinya pendamping dari KONI di masing-masing cabor mengetahui kendala dan tentunya juga membawa solusi,” jelas Zoel – akrabnya disapa.

Diakuinya, sejauh ini permasalahan yang terjadi hampir di semua cabor yaitu keberadaan atlet yang tidak semuanya melaksanakan Latihan secara bersamaan. Sebab ada sejumlah atlet yang menyesuaikan waktu karena memiliki kegiatan lain, seperti berkerja dan kuliah. Memang izin yang dikeluarkan terlambat, ini diakibatkan data yang diberikan begitu lama ke KONI Sumbawa.
“Namun kendala ini sudah teratasi, dan saya yakin minggu depan semua atlet sudah full untuk melakukan latihan bersama,” tegasnya.
Dalam hal ini, KONI Sumbawa juga mengingatkan kedispilinan bagi atlet untuk mengikuti latihan bersama yang sudah terjadwalkan. Harapannya, agar target di Poprov NTB 2026 dapat tercapai.
Baca juga : Lalu Suharmaji : Revitalisasi Drainase Perkotaan, Perlu Dana Sekitar 7 Miliar Rupiah
Sementara Ketua PBVSI Sumbawa, Amilan Hatta mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah melaksanakan latihan secara intens sebelum Pelatkab. Sleanjutnya, di bulan Mei mendatang PBVSI siap melakukan pertandingan uji coba guna melihat kematangan altet.
“Porsi Latihan fisik kami tambah, ini sebagian dari upaya dari mengejar target yang diberikan. Kami optimis PBVSI Sumbawa akan memberikan hasil yang maksimal di ajang Poprov NTB 2026 nanti,” pungkasnya. (SN/01)

