Sumbawa, SelarasNews.id – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP secara resmi membuka Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Minum Perumda Batulanteh, pada kesempatan tersebut turut hadir Kapolres Sumbawa, Dandim 1607 Sumbawa, Ketua Komisi 2 DPRD kabupaten Sumbawa, Asisten perekonomian dan pembangunan Seketaris Daerah Direktur Perusahaan Air minum Batulanteh, Para Camat, dan Kepala Desa, acara bertempat di lantai 3, H. Madiloe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, pada Jumat (10/07).
Dalam laporannya Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, ST., MM. menyampaikan Kegiatan ini diselenggarakan melalui Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa sebagai media penyampaian informasi dan penyamaan persepsi kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai kebijakan penyesuaian tarif Perumda Air Minum Batu Lanteh.
Lebih lanjut ia mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta memperoleh informasi yang utuh mengenai kebijakan yang akan diterapkan, sekaligus membangun pemahaman dan dukungan bersama dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menyebut penyesuaian ini sudah dikaji selama 7 hingga 8 bulan karena kondisi keuangan perusahaan sudah sangat kritis.
Bupati Sumbawa menjelaskan, sudah 12 tahun tarif air Batu Lanteh tidak pernah disesuaikan. Padahal harga BBM, listrik dan semua bahan baku sudah naik berkali-kali lipat.
“Selama ini PDAM Batulanteh hanya bisa bertahan karena disubsidi APBD hingga 1 Miliar Rupiah per tahun,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Batu Lanteh Kabupaten Sumbawa, H, Abdul Hakim,SE. menyampaikan, walaupun subsidi dari Pemda sudah tidak ada, kita tetap bantu masyarakat berpenghasilan rendah lewat pola subsidi silang. Industri yang bayar lebih mahal untuk bantu RT dan Sosial.

“Insya Allah ini tidak terlalu signifikan. Kami juga paham kondisi masyarakat sedang sulit. Tapi ini keharusan agar air kita bisa lebih baik ke depan,” tutupnya.
Adapu Rincian Penyesuaian Tarif Air Minum Batu Lanteh 2026 mulai berlaku bulan Agustus 2026 dengan Tagihan mulai naik pada September 2026
Pola yang digunakan adalah Subsidi Silang. Subsidi dari APBD sudah zero tahun ini.
1. Rumah Tangga, sekitar Rp 2.160 hingga Rp2.800 Untuk sosial umum, tempat ibadah, dan lainnya.
2. Rumah Tangga, sekitar Rp 2.900 hingga Rp 3.870 untuk pelanggan.
3. Industri sekitar Rp 3.250 hingga Rp 4.370 Untuk mensubsidi RT dan Sosial.
Dengan rata-rata kenaikan semuanya sekitar 30%. (SN/01)

