Tim IFAD Kagumi Sumbawa, Bupati Sumbawa Ungkapkan UPLAND Sukses Angkat Petani Jadi Pelaku Utama

Tim IFAD Kagumi Sumbawa, Bupati Sumbawa Ungkapkan UPLAND Sukses Angkat Petani Jadi Pelaku Utama

Sumbawa, SelarasNews.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menerima kunjungan lapangan Tim International Fund for Agricultural Development (IFAD) Program UPLAND yang dipimpin Country Director IFAD, Mr. Hani Elsadani, Kepala organisasi Perangkat Daerah atau Pejabat yang mewakili di Ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, pada Selasa, (14/07).

Pertemuan tersebut menjadi ajang pemaparan capaian Program UPLAND yang telah mentransformasi pertanian bawang merah di Kabupaten Sumbawa.

Baca juga : Dorong Legalitas UMKM Melalui Layanan Hukum Digital, Sekda Sumbawa Hadiri Diseminasi Layanan AHU Online

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si, melaporkan, Tahap I 2023–2024 dengan Target 800 Ha terlampaui menjadi 853 Ha dan Tahap II 2025–2026 terdapat pengembangan sebanyak 300 Ha.

“Selama 6 tahun, UPLAND telah menjangkau 1.838 KK petani di 143 kelompok tani, 19 kecamatan, dan 51 desa. Bentuk dukungan meliputi,  22,5 Km Jalan Usaha Tani , 495 unit infrastruktur air berupa 441 sumur dangkal dan 54 sumur dalam, 287 unit alat mesin pertanian  dan 1.147 ton bibit bawang merah untuk 1.148 Ha lahan,” ucapnya

Lebih lanjut Kadis pertanian menyampaikan Budidaya bawang merah kini mampu memberi keuntungan bersih 100–190 Juta Rupiah/Ha/musim. “Dengan 2 kali tanam, potensi mencapai lebih dari 200 Juta Rupiah/tahun. kisah sukses dirasakan langsung oleh  Ragif Keuntungan 445 Juta Rupiah, Erliyanti Keuntungan 350 Juta Rupiah dan berangkat umrah dan petani juga mampu bangun sumur bor dan rumah permanen dari hasil bawang,” tutupnya.

Baca juga : Melalui Program ATENSI, Dinsos Sumbawa Fasilitasi Penyaluran Bantuan Kelompok Rentan

Sementara itu Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menyampaikan dengan dukungan anggaran sekitar 105 Miliar Rupiah, UPLAND tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mengubah pola pikir petani melalui pendampingan, penggunaan pupuk organik, dan penguatan kapasitas budidaya.

“Keberhasilan UPLAND bukan hanya soal fisik dan serapan anggaran akan tetapi UPLAND telah mengangkat martabat petani Sumbawa, yang mampu mengembangkan bawang merah sebagai komoditas unggulan dan menikmati manfaat ekonominya,” tutup Bupati Sumbawa.

Pada kesempatan tersebut Country Director IFAD – Mr. Hani Elsadani, mengapresiasi keberhasilan Sumbawa.  “Capaian ini menunjukkan kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Kami berharap Sumbawa jadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” katanya. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *