Tinjau Korban Kebakaran di Desa Kerekeh, Wabup Sumbawa Tekankan Pencegahan dan Penanganan Terpadu

Tinjau Korban Kebakaran di Desa Kerekeh, Wabup Sumbawa Tekankan Pencegahan dan Penanganan Terpadu

Sumbawa, SelarasNews.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, bergerak cepat meninjau lokasi musibah kebakaran yang terjadi di Desa Kerekeh  pada Jumat kemarin. Setelah menerima laporan dari masyarakat dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Meskipun baru kembali dari perjalanan dinas luar daerah, Wakil Bupati Sumbawa bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) langsung menuju lokasi sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak.

Kehadiran Wakil Bupati Sumbawa di tengah masyarakat menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk selalu hadir dalam setiap situasi darurat yang dihadapi warga.

Baca juga : Bupati Sumbawa, Ajak Masyarakat Jaga Pantai dan Laut untuk Generasi Mendatang

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang kembali terjadi. “Setiap bencana yang menimpa masyarakat merupakan duka bersama yang harus ditangani secara cepat melalui kolaborasi seluruh pihak,” ujarnya.

Menurutnya musibah yang terjadi tentu tidak pernah diinginkan. “Di tengah kondisi cuaca panas belakangan ini, potensi bahaya kebakaran memang meningkat, salah satunya dipicu oleh kabel instalasi listrik rumah warga yang sudah lapuk atau tidak terkontrol,” tambahnya.

Baca juga : Hadiri Festival Budaya Pindang Belik di Lantung, Bupati Sumbawa Tekankan Komitmen Lestarikan Budaya dan Dorong Kemajuan Daerah

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang telah berusia tua atau tidak lagi memenuhi standar keamanan.

Untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran di masa mendatang, Wakil Bupati Sumbawa meminta pemerintah desa, kepala dusun, ketua RT, dan RW agar lebih aktif melakukan pendataan terhadap rumah-rumah warga yang memiliki instalasi listrik berpotensi membahayakan.

“Kami mendorong jajaran pemerintah desa hingga RT dan RW untuk menginventarisasi rumah-rumah warga yang instalasi listriknya sudah waktunya diperbarui. Perlengkapan listrik yang sudah lama dapat diajukan pembaruannya melalui mekanisme yang tersedia di PLN, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga mengerahkan berbagai perangkat daerah terkait untuk memberikan penanganan terpadu kepada masyarakat terdampak. Hadir di lokasi antara lain jajaran Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), serta OPD terkait lainnya.

Baca juga : Dorong Pembukaan Rute Penerbangan ke Sumbawa, Bupati Sumbawa Perkuat Sinergi dengan PT Trans Nusa

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Di akhir kunjungannya, Wakil Bupati Sumbawa memberikan motivasi kepada masyarakat Desa Kerekeh agar tetap semangat menghadapi cobaan yang dialami. “Dengan semangat gotong royong serta dukungan pemerintah, masyarakat akan mampu bangkit kembali,” terangnya.

Baca juga : Teguhkan Semangat Demokrasi dan Pengabdian Pada Rakyat, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa Peringati Peristiwa Kudatuli

Selain itu, Wakil Bupati Sumbawa juga menilai Desa Kerekeh memiliki potensi pertanian yang cukup besar sehingga perlu terus didorong melalui sinergi lintas perangkat daerah agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan pascamusibah.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pendampingan kepada masyarakat dalam setiap situasi darurat maupun proses pemulihan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca juga : KONI Sumbawa Tutup PORPROV NTB XII 2026 dengan 195 Medali, Raih 54 Emas

Kehadiran Wakil Bupati Sumbawa bersama jajaran perangkat daerah di lokasi musibah mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip responsif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Penanganan bencana tidak hanya dilakukan melalui pemadaman api atau pemberian bantuan darurat, tetapi juga mencakup upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Salah satu pesan penting yang disampaikan Wakil Bupati adalah perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. “Instalasi yang telah berusia tua atau tidak memenuhi standar keselamatan merupakan salah satu penyebab kebakaran rumah tinggal yang sering terjadi. Oleh karena itu, keterlibatan pemerintah desa, RT/RW, serta masyarakat dalam mengidentifikasi dan memperbarui instalasi listrik menjadi langkah preventif yang sangat penting,” jelasnya.

Baca juga : Wabup Sumbawa Tekankan Penanganan Stunting Perlu Kolaborasi dan Kerjasama Semua Sektor

Keterlibatan berbagai OPD dalam penanganan musibah juga menunjukkan bahwa penanggulangan bencana memerlukan pendekatan lintas sektor. Dinas Pemadam Kebakaran menangani kondisi darurat di lapangan, Dinas Sosial memberikan bantuan kepada korban, Dinas Ketahanan Pangan memastikan kebutuhan pangan terpenuhi, sementara Dinas PRKP berperan dalam mendukung pemulihan tempat tinggal masyarakat terdampak. Sinergi tersebut menjadi wujud nyata pelayanan pemerintah yang terintegrasi. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *