Sumbawa, SelarasNews.id – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot menyatakan dukungannya terhadap rencana Kabupaten Sumbawa menjadi tuan rumah tiga cabang olahraga (Cabor) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTB–NTT 2028.
Tiga cabor yang direncanakan digelar di Sumbawa tersebut yakni Tarung Derajat di GOR Mampis Rungan, Panahan dan Grass Track di kawasan Samota.
Baca juga : Ketua DPRD Sumbawa Dorong Bonus Atlet Porprov NTB Dicairkan Melalui APBD Perubahan 2026
Bupati Jarot menilai, menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional tersebut tidak hanya berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga berpotensi memberikan multiplayer effect bagi perekonomian daerah.

Menurutnya, kehadiran atlet, official, pelatih dan pendukung dari berbagai daerah akan membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. Mulai dari pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), tingkat hunian hotel, jasa transportasi hingga berbagai sektor usaha lainnya.
“Banyak multiplayer effect yang kita peroleh jika Kabupaten Sumbawa menjadi tuan rumah. Ada peluang peningkatan ekonomi bagi UMKM, tingkat hunian hotel meningkat, pengusaha transportasi juga akan mendapatkan dampak positif, dan sektor lainnya,” ujar Bupati Jarot saat menerima kedatangan Pengurus KONI Kabupaten Sumbawa, pada Selasa, (11/08).
Baca juga : Tuntaskan Pengabdian 43 Hari di Pulau Medang, Bupati Sumbawa Apresiasi Mahasiswa KKN UGM
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua serta jajaran pengurus KONI Kabupaten Sumbawa yang telah memperjuangkan agar Sumbawa mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah tiga cabor PON 2028.
Bupati mengakui, perjuangan untuk menjadi tuan rumah bukan perkara mudah. Sumbawa harus bersaing dengan daerah lain agar usulan venue dapat masuk dalam Rencana Induk (Renduk) KONI Pusat.

“Berjuang menjadi tuan rumah PON tidaklah mudah. Tentu akan bersaing dengan daerah lain untuk bisa masuk Renduk KONI Pusat. Karenanya kami menyampaikan terima kasih atas perjuangan KONI Sumbawa sehingga venue ketiga cabor bisa ditetapkan di Sumbawa,” katanya.
Untuk memastikan kesiapan daerah, Bupati Jarot meminta KONI Sumbawa menyampaikan secara detail langkah-langkah dan kebutuhan yang harus dipersiapkan untuk menjadi tuan rumah ketiga cabor tersebut.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan berupaya maksimal mendukung rencana tersebut.
Menurut Jarot, kesiapan infrastruktur dan akses transportasi menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan event olahraga berskala nasional.

Dalam konteks itu, ia menyebut pertemuan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan manajemen PT TransNusa di Jakarta pada Selasa, (28/07) lalu. Pertemuan tersebut membahas peluang pengoperasian pesawat ARJ21-700 untuk melayani rute penerbangan menuju Sumbawa.
“Ini juga kita yakini akan membantu persiapan Sumbawa menjadi tuan rumah PON,” ujarnya.
Baca juga : Polres Sumbawa Tetapkan Terlapor Kasus TPKS Sebagai Tersangka, GP Ansor Apresiasi Kinerja Polisi
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, SH., M.Si., mengapresiasi dukungan Bupati Jarot terhadap perjuangan Sumbawa menjadi tuan rumah tiga cabor PON 2028.
Rafiq menjelaskan, proses hingga tiga venue tersebut dapat masuk dalam Renduk KONI Pusat telah melalui sejumlah tahapan, termasuk melakukan presentasi kepada KONI Provinsi NTB dan KONI Pusat.

“Kami sudah mempresentasikan dengan KONI Provinsi NTB dan KONI Pusat terkait rencana tersebut. Alhamdulillah bisa masuk Renduk KONI Pusat,” kata Rafiq.
Ia menambahkan, KONI Kabupaten Sumbawa juga terus melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kesiapan daerah. Salah satunya melalui studi banding ke Bandung untuk melihat secara langsung berbagai aspek yang berkaitan dengan penyelenggaraan event olahraga nasional.
Baca juga : Jalin Silaturahmi Perdana, Bea Cukai Sumbawa Ajak Jurnalis sebagai Mitra Strategis
Dengan dukungan pemerintah daerah dan kesiapan yang terus dibangun, KONI Sumbawa optimistis pelaksanaan tiga cabor PON 2028 di Sumbawa tidak hanya menjadi momentum olahraga, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi dan promosi daerah di tingkat nasional. (SN/01)

