Sumbawa, SelarasNews.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong penyelenggaraan perizinan berusaha yang tertib, transparan, dan berbasis tingkat risiko. Upaya tersebut diperkuat melalui Bimbingan Teknis Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., di Aula Hotel Kaloka Sumbawa, pada Kamis (17/09) lalu.
Turut hadir sebagai narasumber, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sumbawa, dan Dosen Universitas Teknologi Sumbawa, Arya Zulfikar Akbar, S.E.I., M.Acc., serta peserta pelatihan dan pihak terkait.
Baca juga : Bupati Sumbawa: HUT PMI Terbaik Bukan Seremoni, Tapi Kegiatannya Dirasakan Langsung oleh Masyarakat
Budi — sapaan akrab Sekda Kabupaten Sumbawa menegaskan, pemahaman terhadap perizinan berbasis risiko penting bagi pemerintah maupun pelaku usaha karena setiap kegiatan usaha memiliki tingkat risiko dan persyaratan perizinan yang berbeda.

“Proses perizinan disesuaikan dengan tingkat risiko usaha, baik risiko rendah maupun tinggi. Ini untuk memastikan keselamatan kerja, kesehatan, dan lingkungan tetap terjaga,” ujar Budi.
Budi menjelaskan, pendekatan berbasis analisis dan mitigasi risiko juga menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan.
Menurutnya aparatur dituntut mampu memberikan pelayanan perizinan yang efektif, transparan, dan akuntabel sehingga pelaku usaha memperoleh kepastian dalam menjalankan kegiatan usahanya.
Baca juga : Konsultasi Publik Amdal Blok Elang, Bupati Sumbawa Ingatkan Karunia Tuhan Untuk Sejahterakan Rakyat
“Ini bukan hanya penting bagi pelaku usaha, tetapi juga bagi aparatur pemerintah dalam mewujudkan tata kelola yang efektif, transparan, dan akuntabel,” jelas Budi.
Budi berharap Bimtek ini tidak berhenti pada pemahaman regulasi, tetapi mampu membangun kesamaan persepsi dalam implementasi dan pengawasan perizinan berbasis risiko. Dengan demikian, perizinan dapat berjalan lebih tertib sekaligus mendukung terciptanya ekosistem usaha yang aman dan kondusif di Kabupaten Sumbawa. (SN/01)


Pingback: Buka Festival Ai Mangkung 2026, Bupati Sumbawa Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya dan Alam - Selaras News