Sumbawa, SelarasNews.id – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP menghadiri kegiatan penanaman pohon di lahan kering pada musim kemarau yang dilaksanakan di areal Kelompok Tani Pada Idi, Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape, pada Selasa, (11/08).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, para Kepala OPD terkait, Camat Lape beserta jajaran, Kepala Desa dan Kepala Dusun Labuhan Kuris, serta anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).
Baca juga : Kantor Bea dan Cukai Sumbawa Musnahkan Barang Ilegal Bernilai 827 Juta Rupiah
Di hadapan anggota KKSS dan anggota DPRD asal Labuhan Kuris, Bupati Sumbawa tidak hanya menyampaikan sambutan formal, tetapi juga berbagi wawasan mengenai bisnis properti yang beliau pelajari saat menempuh pendidikan S2.

“Ilmu properti bisnis itu saktinya ada di tanah. Tanah itu paling cepat naik harganya,” ujar Bupati Sumbawa.
Menurut Bupati, terdapat dua cara yang dapat membuat nilai tanah meningkat secara signifikan, bahkan hingga sepuluh kali lipat, dari sekitar 50 Juta menjadi 500 Juta Rupiah.
“Pertama, Tanah Dilewati Fasilitas Publik Ketika sebuah lahan dibelah atau dilalui fasilitas publik seperti jalan, nilai ekonominya dapat meningkat karena aksesibilitas dan potensi pemanfaatannya menjadi lebih baik,” jelasnya.
Menurutnya Strategi tersebut pada akhirnya memberikan keuntungan bagi masyarakat pemilik lahan. Bahkan, pemilik lahan yang sebelumnya meminta ganti rugi kemudian bersedia menggratiskan lahannya untuk pembangunan jalan.

“Kedua, Mengubah Lahan Kering Menjadi Kebun Produktif. Cara ini untuk mengubah lahan kering menjadi lahan produktif melalui pengembangan tanaman perkebunan. Bupati juga menjelaskan bahwa peningkatan nilai tanah dapat dilakukan melalui pengembangan lahan menjadi kawasan produktif,” tambahnya.
Ia mencontohkan lahan kering yang dibeli dengan harga sekitar 150 Juta Rupiah kemudian ditanami kelapa. “Setelah tiga hingga empat tahun dan mulai menghasilkan, nilai ekonominya tidak lagi dipandang sebagai lahan kering, tetapi telah berkembang menjadi kebun kelapa produktif, bahkan bisa menjadi tempat wisata petik kelapa,”ujar Bupati Sumbawa.
Bupati Sumbawa kemudian mendorong KKSS agar kawasan pesisir tempat kegiatan penanaman tersebut dikembangkan menjadi kawasan kebun atau hutan kelapa yang produktif. “Pengembangan kawasan tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya menghijaukan kawasan pesisir,” terangnya.
Di akhir sambutan Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi kepada KKSS yang terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif, khususnya dalam mendorong pemanfaatan kawasan pesisir. “Kekompakan dan semangat kebersamaan yang selama ini terjalin terus dijaga,” tutupnya.
Acara itu, dilanjutkan dengan penanaman pohon mangga mana lagi oleh Bupati sumbawa didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa. (SN/01)

