Sumbawa, SelarasNews.id – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menghadiri acara Khitan Massal dalam rangka Hari Ulang Tahun Palang Merah Indonesia yang ke 81, pada kesempatan tersebut turut hadir ketua PMI Kabupaten Sumbawa beserta jajaran, OPD terkait dan peserta Khitan Massal, acara bertempat di kantor PMI Kabupaten Sumbawa, pada Kamis, (17/09) lalu.
Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP memberikan apresiasi tinggi kepada PMI Kabupaten Sumbawa yang merayakan HUT ke-81 dengan kegiatan sosial nyata.
Baca juga : Konsultasi Publik Amdal Blok Elang, Bupati Sumbawa Ingatkan Karunia Tuhan Untuk Sejahterakan Rakyat
Hal itu disampaikannya saat membuka peringatan HUT ke-81 PMI yang dirangkaikan dengan khitan massal, pengobatan gratis dan donor darah di Markas PMI Sumbawa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa saya sampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PMI Sumbawa. Peringatan ulang tahun tidak selalu dirayakan dengan ceremony, tapi yang paling penting adalah kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Bupati Sumbawa.
Bupati Sumbawa menilai kegiatan ini sangat membantu keluarga karena biaya khitan mandiri cukup signifikan.
Ia juga menegaskan PMI adalah lembaga kepedulian sesama yang setiap kontribusinya bernilai amal jariyah. Karena itu Pemda akan terus mendukung, seperti bantuan alat Refrigerated Centrifuge yang menopang 70% produksi darah.
Di momen Maulid Nabi, Bupati mengajak Majelis Taklim bershalawat Badar bersama untuk menenangkan 106 anak peserta khitan.
“Semoga usia ke-81 ini memberikan kekuatan, kekompakan, kesehatan untuk pengurus dan manfaat nyata untuk masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua PMI Kabupaten Sumbawa, Andi Rusni, SE., M.M., menegaskan usia 81 tahun Palang Merah Indonesia bukanlah sekadar angka sejarah, melainkan lintasan panjang pengabdian kemanusiaan.
Hal itu disampaikannya saat peringatan HUT ke-81 PMI yang dirangkaikan dengan kegiatan khitan massal, pengobatan gratis dan donor darah di Markas PMI Sumbawa.
“Usia boleh 81 tahun, tapi pengabdian kepada negeri tidak boleh berhenti. Selama masih ada nafas dan jantung masih memompa darah, pengabdian itu harus terus berjalan bersama pemerintah dan masyarakat,” tegasnya.
Andi Rusni menjelaskan, kegiatan hari ini merupakan bagian dari tugas pokok PMI di bidang pelayanan kesehatan dan pelayanan sosial.
Untuk khitan massal, awalnya terdaftar 103 anak, kemudian bertambah 3 orang menjadi 106 peserta. “Terima kasih atas bantuan 102 kain sarung dari Bank NTB Syariah melalui Bupati Sumbawa,” ujarnya.

Dalam kurun waktu 3-4 tahun pengabdiannya, Andi Rusni memaparkan capaian PMI Sumbawa, hampir 2 juta liter air bersih didistribusikan untuk penanggulangan bencana, begitu juga lebih dari 8.000 kantong darah diproduksi lebih dari 100 desa didatangi untuk distribusi air dan sosialisasi El Nino dan ratusan warga mendapatkan pengobatan gratis
“Semua itu terjadi bukan karena kerja Andi Rusni, bukan karena ketua PMI, tapi karena kerja tim, kerja pengurus, pegawai, relawan, dan yang paling penting adalah kolaborasi antara PMI dengan pemerintah daerah dan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menyampaikan terima kasih khusus kepada Bupati Sumbawa atas bantuan alat refrigerated centrifuge yang sangat mendukung produksi darah. 70 persen darah merah diproduksi menggunakan alat tersebu,”tutupnya.
Acara dilanjutkan dengan peninjauan khitan massal oleh Bupati Sumbawa didampingi Ketua PMI Kabupaten Sumbawa. (SN/01)


Pingback: Sekda Sumbawa: Perizinan Berbasis Risiko Perkuat Kepastian dan Iklim Usaha - Selaras News