Sumbawa, SelarasNews.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri kegiatan peresmian Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kecamatan Moyo Hulu, pada Jumat (28/08). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Camat Moyo Hulu, Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Camat Moyo Hulu, anggota pemadam kebakaran, para kepala desa se-Kecamatan Moyo Hulu, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta unsur masyarakat Kecamatan Moyo Hulu.
Baca juga : Cegah Penelantaran ODGJ, Pemda Kabupaten Sumbawa Siapkan Rumah Singgah
Peresmian pos pemadam kebakaran tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kebakaran dan berbagai kondisi darurat di wilayah Kecamatan Moyo Hulu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi atas terealisasinya Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Moyo Hulu. Menurutnya, keberadaan pos tersebut merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sekaligus langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Mudah-mudahan ini bagian daripada pelayanan pemerintah untuk lebih dekat dengan rakyat,” ujar Mohamad Ansori.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat dan prima. Setiap program yang telah memiliki kesempatan dan dukungan anggaran, kata dia, harus segera dieksekusi dengan tujuan utama menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
Wakil Bupati Sumbawa juga menekankan pentingnya keberlanjutan operasional pos pemadam kebakaran. Ia mengingatkan agar keberadaan pos tidak berhenti hanya pada kegiatan peresmian, tetapi harus didukung dengan kesiapan personel, pola kerja yang jelas, serta dukungan anggaran.

Menurutnya, petugas pemadam kebakaran memiliki tanggung jawab yang berat karena harus selalu siap selama 24 jam. Dengan sistem tiga shift atau masing-masing delapan jam, setiap personel dituntut untuk tetap sigap, tidak lengah, serta aktif memantau kondisi lingkungan sekitar. “8 jam itu betul-betul harus sigap, 8 jam harus siap,” tegasnya.
Mohamad Ansori berharap keberadaan Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran. Ia mengingatkan agar petugas tidak hanya datang ketika kebakaran sudah terjadi, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah preventif di tengah masyarakat.
Baca juga : Adhyaksa Pendi Tode Ngineng, Kolaborasi Pemkab Sumbawa dan Kejari Sumbawa Perkuat Perlindungan Masyarakat
Ia menilai karakter wilayah Moyo Hulu yang terdiri dari sejumlah desa dengan akses lingkungan yang relatif mudah dipantau menjadi peluang bagi petugas untuk melakukan pemantauan secara optimal. Karena itu, waktu kerja setiap shift harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memastikan kondisi wilayah tetap terpantau.
Selain tugas utama memadamkan kebakaran, Wakil Bupati menyebut tugas petugas pemadam kebakaran kini semakin kompleks. Damkar tidak hanya dituntut menangani kebakaran, tetapi juga menjalankan berbagai tugas kemasyarakatan lainnya sebagai bagian dari pelayanan kepada warga.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan semangat kepada seluruh anggota Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kesiapsiagaan dan komitmen yang kuat. “Pantang pulang sebelum padam,” katanya,
Ia menyampaikan slogan yang menggambarkan semangat dan dedikasi petugas pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas.
Baca juga : Diduga Akibat Putung Rokok, Picu Kebakaran di Kilometer 78 Jalan Lintas Sumbawa-Lunyuk
Menutup sambutannya, Mohamad Ansori menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kecamatan Moyo Hulu. “Keberadaan pos tersebut mampu semakin mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan pada akhirnya mendukung terwujudnya masyarakat Sumbawa yang sejahtera,” pungkasnya. (SN/01)


Pingback: Soekarno Volly Cup Zona Barat Digelar di Alas, Abdul Rafiq: Bung Karno Bukan Hanya Milik PDI Perjuangan, Tapi Milik Kita Semua - Selaras News